Home » Daerah » Diduga Serobot Lahan Warga, CV. JOSS Kendawangan Dipolisikan

Diduga Serobot Lahan Warga, CV. JOSS Kendawangan Dipolisikan

admin 11 Agu 2024 111

Daily Borneo Nusantara – Ketapang, Kalbar–  Setelah   melalui    serangkaian proses,   H.Syahrudin alias  H. Bujang Anis, melalui pemegang kuasa telah melaporkan kasus dugaan penyerobotan lahan oleh CV. JOSS Kendawangan, Senin(18/03/2024).

Ali Muhamad yang mendapat pelimpahan kuasa untuk mengurisi lahan/tanah H. Ujang Anis membenarkan perihal tersebut.

“Ya benar, untuk kasus tersebut sudah kita laporkan ke Mapolres Ketapang, tadi sekitar pukul 14.55 Wib kita telah membuat laporan pengaduan dugaan penyerobotan dan pencurian lahan atau tanah yang dilakukan oleh saudara Ramses selaku direktur CV. JOSS Kendawangan, ” ungkap Ali kepada sejumlah Awak media, yang didampingi oleh Hajeri dan Syahrianto. Senin(18/03/2024) malam.

Lebih lanjut Ali mengatakan, laporan tersebut dilakukan setelah bersepakat dengan pemilik lahan, guna mencari keadilan yang mana selama ini pihak Ramses tidak ada itikad baik untuk penyelesaian persoalan tersebut.

” Atas kesepakatan dan permintaan pemilik lahan, kami selaku pihak yang diberikan kuasa melaksanakan apa yang jadi harapan dari pemilik lahan, kami mewakili yang bersangkutan sesuai amanah yang diberikan. Pihak CV JOSS juga belum ada itikad baik untuk penyelesaian secara kekeluargaan, ya mungkin harus melalui intervensi hukum, ” kata Ali.

Adapun dasar laporan itu telah dilengkapi dengan beberapa alat bukti pendukung, diantaranya kepemilikan Sertifikat SHM dan telah dilakukan pengukuran batas bersama pihak BPN Ketapang.

” Kita telah menyerahkan alat bukti kepemilikan yakni berupa copy-an sertifikat dengan nomor 1360, serta foto-foto dilapangan, ” ujar Ali.

Saat ditanya rincian estimasi masi kerugian, Ali belum bisa menyebutkan lantaran butuh pihak ahli untuk menghitungnya, Ali hanya menyebut luasan lahan yang digarap oleh CV. JOSS.

” Untuk nilai kerugian saat ini kita belum bisa rindukan, sebab butuh orang yang ahli dibidangnya untuk menghitung, yang jelas berdasarkan tinjauan di lapangan luasan lahan yang sudah digarap itu lebih kurang lebarnya 40meter dan Panjang 80 meter dengan kedalaman rata-rata 5 Meter. Itu nanti dikalikan aja dengan satuan harga, ” Lanjutnya.

Menurut Ali bahwa jika Pihak CV. JOSS punya itikad baik, seharusnya dengan beberakali pemberitaan harusnya sudah diselesaikan namun ini didiamkan dan dibiarkan berlarut.

” Ya ini sudah terlalu panjang, sudah memakan waktu cukup lama, kalau tidak salah sudah digarap sejak Agustus 2020 hingga Akhir Desember 2023 lahan tersebut diambil materialnya berupa tanah laterit, yang konon belakangan di suply ke Proyek penimbunan Bandara Rahadi Usman, ” papar Ali.

Setelah membuat pelaporan tersebut kata Ali, semua diserahkan kepada pihak APH selalu penyidik yang akan menggali dan mendalami permasalahan tersebut.

“Kita percayakan kepada pihak Penyidik di Polres, biarkan mereka bekerja sesuai kapasitasnya nanti hukum yang akan menentukan agar rasa keadilan bisa didapatkan dari pihak pihak, ya harapan kami masalah ini bisa diselesaikan dengan baik dan secepatnya, ” Pungkas Ali.

Fendi/Team

Sumber: PWK

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BRI Ketapang Mendukung Open Turnamen Sepak Bola Mini U-12 BM Cup 2026 Seri 1

admin

24 Jul 2026

DBN – KETAPANG,- BRI Kantor Cabang Ketapang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Open Turnamen Sepak Bola Mini U-12 BM Cup 2026 Seri 1 yang dilaksanakan di Lapangan Bola Mini Simpang Melate, Kabupaten Ketapang, dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Dukungan ini merupakan wujud komitmen BRI dalam mendorong pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga, …

BRI Branch Office Ketapang Kembali Menjadi Narasumber Kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria di Desa Mayak

admin

26 Jun 2026

DBN – Ketapang, 25 Juni 2026,BRI Branch Office (BO) Ketapang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui partisipasi sebagai narasumber pada kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria yang diselenggarakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Ketapang. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Mayak, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, dengan menghadirkan narasumber dari BRI BO Ketapang serta Dinas …

Jamhuri Amir Terpilih Aklamasi Pimpin PD DMI Ketapang Periode 2026–2031

admin

13 Jun 2026

DBN – Ketapang – Musyawarah Daerah (Musda) ke-1 Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Ketapang menetapkan Jamhuri Amir, SH sebagai Ketua Umum PD DMI Kabupaten Ketapang periode 2026–2031 secara aklamasi.   Penetapan tersebut dilakukan setelah seluruh rangkaian sidang komisi yang diikuti oleh pengurus PD DMI bersama perwakilan pengurus masjid se-Kabupaten Ketapang di Aula …

BRI Dukung Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Sosialisasi Penanganan Akses Reforma Agraria di Ketapang

admin

11 Jun 2026

DBN – Ketapang, 11 Juni 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang BRI Ketapang turut mendukung program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Ketapang melalui kegiatan Sosialisasi Penanganan Akses Reforma Agraria yang diselenggarakan di Desa Tanjung Pura, Kabupaten Ketapang.   Kegiatan tersebut melibatkan berbagai …

Satpol PP Ketapang Edukasi Pelajar SMAN 1 tentang Disiplin dan Ketertiban melalui Program Sapa Pelajar 2026

admin

10 Jun 2026

DBN – Ketapang, 9 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap pentingnya disiplin dan ketertiban, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ketapang menggelar kegiatan Satpol PP Sapa Pelajar Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Ketapang, Selasa (9/6).   Kegiatan diawali dengan Apel Pembukaan Class Meeting Tahun 2026 yang secara resmi dibuka …

Dugaan Izin RKAB PT BAR Bermasalah Jadi Sorotan Keras di RDP DPRD Kukar

admin

13 Mei 2026

Daily Borneo Nusantara – Kaltim, _ Persoalan dugaan pelanggaran aktivitas tambang milik PT Bumi Alam Raya menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang BANMUS DPRD Kutai Kartanegara pada Senin (11/5/2026).   Rapat dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kukar, Junadi, dan dihadiri OPD terkait, camat, kepala desa terdampak, Forum Kembang Janggut, serta …

x
x