Home » Daerah » Diduga Lahan Dirampas PT. Jalin Vaneo, Ratusan Warga Hadiri Ritual Adat

Diduga Lahan Dirampas PT. Jalin Vaneo, Ratusan Warga Hadiri Ritual Adat

admin 05 Jul 2024 99

Daily Borneo Nusantara – Ketapang, Kalimantan Barat,-   Ratusan warga dari dua desa dan dua kabupaten berkumpul dalam acara ritual adat di Pangkalan Leban, Desa Batu Barat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, pada Rabu tanggal 3 Juli 2024.

 

Kehadiran warga di lokasi yang merupakan wilayah konsesi Perizinan Hak Guna Usaha(HGU)PT Jalin Vaneo(PT JV) itu melaksanakan acara ritual adat dari dua daerah dan dua etnis yang berbeda guna membangkitkan semangat kebersamaan, berusaha dan  melestarikan adat budaya leluhur serta mengembalikan semangat juang dalam membela hak-hak warga, dan sebagai budaya syukur juga memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

Masyarakat yang hadir dari Etnis Melayu berasal dari Desa Batu Barat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar. Sedangkan dari Etnis Dayak datang dari Desa Kampar Sebomban, Kecamatan Simpang Dua, Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.

 

Hadir dalam acara Kepala Desa Batu Barat, Kepala Desa Kampar Sebomban, Camat Simpang Dua, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat serta ratusan warga dari dua desa tersebut.

 

Kepala Desa Kampar Sebomban, Krustianus Iskomo, A. Md kepada media ini menerangkan, bahwa ritual yang dilaksanakan guna mengembalikan semangat usaha masyarakat, usaha orang tua dan leluhur terdahulu, yang berada di sekitar area perusahaan Perkebunan kelapa sawit PT Jalin Vaneo yang mana lahan -lahan tersebut dijadikan HGU oleh PT Jalin Vaneo tanpa pembebasan dan ganti rugi apapun.

 

“Dalam ritual selain mengembalikan semangat juga mengandung pesan moral  yang dihadiri cukup banyak orang, termasuk Tokoh Masyarakat Tokoh Agama dan Tokoh adat, agar nanti ada keadilan, ada pengakuan dan ada penghargaan terhadap jerih payah usaha masyarakat yang berada dalam izin perusahaan Jalin Vaneo, “terang Iskomo Jumat(05/07/2024).

 

Iskomo berharap kedepan nya agar pihak PT Jalin Vaneo membuka diri, membuka ruang agar usaha usaha  yang masuk dalam izin PT Jalin Vaneo mendapat titik terang.

 

“Terkait nanti seperti apa penghargaan atau cara Jalin Vaneo nanti untuk bermitra dengan masyarakat, tentunya dari masyarakat tidak melawan perusahaan tetapi juga minta tolong pada perusahaan agar kearifan lokal mulai dari budaya usaha masyarakat bisa dihargai sehingga bisa hidup berdampingan saling support dan mendukung baik itu terhadap keberadaan masyarakat maupun keberadaan perusahaan, “ujar Iskimo.

 

Di tempat terpisah, Kepala Desa Batu Barat, Sahrol, menjelaskan dalam acara ritual yang dilaksanakan sebagai sarana budaya kegiatan masyarakat. Seperti: Buka lahan bawas untuk lahan pertanian dan perkebunan. Dan bekabar / permisi kepada penunggu/makhluk di sekitar wilayah usaha masyarakat.

 

“Harapan kami semoga cucok tanaman kami nanti tumbuh dgn subur dan tidak di ganggu hama, serta mendapat barokah dari Allah Tuhan semesta Alam, ” kata Sahrol.

 

Kemudian Sahrol menjelaakan, bahwa diatas lahan yang menjadi usaha masyarakat telah diklaim sebagai konsesi HGU milik perusahaan PT. Jalin Vaneo. Sedangkan lahan tersebut tidak pernah dilakukan pembebasan atau ganti rugi kepada warga pemilik lahan.

 

” Menurut pihak PT JV lahan tersebut dalam HGU perusahaan, dan susah dijadikan wilayah konservasi, sedangkan belum ada pembebasan terhadap lahan tersebut sampai hari ini, ” jelas nya.

 

Lajut dituturkan Sahrol, saat warga hendak berusaha di lahan nya selalu didatangi aparat, warga ditakut-takuti.

 

Pihak nya berharap agar pihak perusahaan mengembalikan apa yang menjadi hak masyarakat dan segera ada penyelesaian dan titik terang terbaik.

 

Dalam peraoalan yang menjadi dilema bagi masyarakat diharapkan ada campur tangan pemerintah agar masyarakat tidak merasa haknya dirampas dan dapat menjamin kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera tanpa adanya tekanan dan rasa was-was yang selalu menghantui.

 

Tim/Red

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Related post
BRI Ketapang Mendukung Open Turnamen Sepak Bola Mini U-12 BM Cup 2026 Seri 1

admin

24 Jul 2026

DBN – KETAPANG,- BRI Kantor Cabang Ketapang memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Open Turnamen Sepak Bola Mini U-12 BM Cup 2026 Seri 1 yang dilaksanakan di Lapangan Bola Mini Simpang Melate, Kabupaten Ketapang, dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Dukungan ini merupakan wujud komitmen BRI dalam mendorong pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga, …

BRI Branch Office Ketapang Kembali Menjadi Narasumber Kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria di Desa Mayak

admin

26 Jun 2026

DBN – Ketapang, 25 Juni 2026,BRI Branch Office (BO) Ketapang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui partisipasi sebagai narasumber pada kegiatan Penanganan Akses Reforma Agraria yang diselenggarakan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Ketapang. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Mayak, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, dengan menghadirkan narasumber dari BRI BO Ketapang serta Dinas …

Jamhuri Amir Terpilih Aklamasi Pimpin PD DMI Ketapang Periode 2026–2031

admin

13 Jun 2026

DBN – Ketapang – Musyawarah Daerah (Musda) ke-1 Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Ketapang menetapkan Jamhuri Amir, SH sebagai Ketua Umum PD DMI Kabupaten Ketapang periode 2026–2031 secara aklamasi.   Penetapan tersebut dilakukan setelah seluruh rangkaian sidang komisi yang diikuti oleh pengurus PD DMI bersama perwakilan pengurus masjid se-Kabupaten Ketapang di Aula …

BRI Dukung Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Sosialisasi Penanganan Akses Reforma Agraria di Ketapang

admin

11 Jun 2026

DBN – Ketapang, 11 Juni 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang BRI Ketapang turut mendukung program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Ketapang melalui kegiatan Sosialisasi Penanganan Akses Reforma Agraria yang diselenggarakan di Desa Tanjung Pura, Kabupaten Ketapang.   Kegiatan tersebut melibatkan berbagai …

Satpol PP Ketapang Edukasi Pelajar SMAN 1 tentang Disiplin dan Ketertiban melalui Program Sapa Pelajar 2026

admin

10 Jun 2026

DBN – Ketapang, 9 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap pentingnya disiplin dan ketertiban, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ketapang menggelar kegiatan Satpol PP Sapa Pelajar Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Ketapang, Selasa (9/6).   Kegiatan diawali dengan Apel Pembukaan Class Meeting Tahun 2026 yang secara resmi dibuka …

Dugaan Izin RKAB PT BAR Bermasalah Jadi Sorotan Keras di RDP DPRD Kukar

admin

13 Mei 2026

Daily Borneo Nusantara – Kaltim, _ Persoalan dugaan pelanggaran aktivitas tambang milik PT Bumi Alam Raya menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di ruang BANMUS DPRD Kutai Kartanegara pada Senin (11/5/2026).   Rapat dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kukar, Junadi, dan dihadiri OPD terkait, camat, kepala desa terdampak, Forum Kembang Janggut, serta …

x
x